good username examples for dating sites - Isteri hamil 50an tumbir

Nama Surat Kabar/Majalah (dengan huruf italic); dan 4.

Untuk bukunya yang kedua dan seterusnya, namanya diganti dengan garis sepanjang tujuh ketukan diikuti oleh titik, diikuti nama bukunya (italic), jilidnya (kalau ada), kumudian data penerbitannya.

“Conception.” Dalam James Hastings (ed.) Encyclopedia of Religion and Ethics. Diterjemahkan oleh Mohammad Lukman Hakiem dan Muhammad Fuad Hariri. SEORANG PENGARANG YANG MEMPUNYAI DUA BUKU ATAU LEBIH Nama seorang pengarang yang mempunyai dua buku atau lebih yang digunakan dalam penulisan, disebutkan lengkap hanya sekali.

Judul undang‐undang atau peraturan dan materinya, 3. Al‐Qur’an al‐Karim, Bunyatuh al‐Tasyri’iyyah wa Khasa’isuh al‐Hadariyyah.

REFERENSI PERUNDANG‐UNDANGAN Penerbitan yang dapat dijadikan sebagai referensi kepustakaan adalah naskah resmi yang diterbitkan oleh lembaga pemerintahan himpunan peraturan perundang‐undangan yang diterbitkan secara khusus. Nama Lembaga Pemerintahan yang berwenang mengeluarkan peraturan bersangkutan, 2. Diterjemahkan oleh Mohammad Lukman Hakiem dan Muhammad Fuad Hariri dengan judul Al‐Qur’an: Paradigma Hukum dan Peradaban. Jika tidak diketahui judul aslinya: Al‐Zuhayliy, Wahbah.

SUMBER‐SUMBER YANG TIDAK DITERBITKAN Untuk sumber‐sumber yang tidak diterbitkan, misalnya tesis magister, atau disertasi doktor, maka unsur‐unsur yang perlu dicantumkan adalah: 1. (kata et bukan singkatan, jadi tidak pakai titik, sedang al. Arti istilah et alii adalah “dan kawan‐kawan.” Contohnya: Al‐Sayutiy, Jalal al‐Din ibn ‘Abd al‐Rahman ibn Abi Bakr, dan Jalal al‐Din Muhammad ibn Ahmad al‐Mahalliy. UNTUK BUKU TERJEMAHAN Untuk buku terjemahan, unsur‐unsur yang perlu dicantumkan adalah: 1. Judul Buku Asli (Italic), diikuti kata‐kata: diterjemahkan oleh, yang langsung diikuti oleh Nama Penerjemah, kemudian diikuti dengan kalimat: dengan judul, yang langsung diikuti oleh judul terjemahan (italic), dan 3. Note: Kalau buku terjemahan itu tidak diketahui judul aslinya, maka setelah nama pengarang, disebutkan judul terjemahannya, diikuti kata‐kata: diterjemahkan oleh, lalu nama penerjemah, tanpa menyebutkan lagi judul terjemahannya, karena telah disebut sebelumnya. Al‐Qur’an al‐Karim, Bunyatuh al‐Tasyri’iyyah wa Khasa’isuh al‐Hadariyyah. Jakarta: Rajawali, 1982 PUSTAKA YANG MENUMPANG PADA BUKU LAIN Jika pustaka yang dipakai menumpang pada buku lain (sebagai hamisy), maka unsur yang perlu dicantumkan adalah: 1. Lalu Nama Bukunya (italic), diikuti dengan kata “Dalam” lalu nama pengarang buku yang ditumpangi, kemudian nama bukunya (italic), 3.

Last modified 08-Feb-2016 02:05